-->

Minggu, 30 September 2012

Aku adalah AKU

Aku tak pernah minta dilahirkan
‘tuk isi sebuah kekosongan peran.
Ku kini disini tlah ku ikrarkan

"Ku harus jadi sesuatu lebih dari sesuatu" 

Tak akan ku ikuti jejak kaki
yang bukan milikku sendiri.
Meski padang rumput tak jua tampak,
meski lembah jurang bertebaran, 
Aku harus bertahan.

Apa makna hidup di bumi?
Tak bisa dijawab harus dijalani,
Aku adalah diri sendiri, bukan kamu, bukan dia, bukan mereka.
“Aku adalah aku”

Tuhan pun pasti tahu yang terbaik tapi ku juga harus berusaha.
Keringat juga jadi bagian dari doa.
Ku harus jadi sesuatu lebih dari sesuatu.

Selasa, 03 April 2012

Pengalaman Kemah

Siapa nih yang belum pernah ikut kemah? Wahh semua pasti ga asing lagi sama yang namanya kemah. Kemah memang identik dengan kegiatan pramuka. Sebenarnya kegiatan kemah itu seru dan menyenangkan lho… apalagi kalau bareng sama temen-temen. Pasti susah senang dirasakan bersama. Ngomong-ngomong soal kemah niih, aku mau cerita tentang pengalamanku waktu kemah di Yon Armed 3 Magelang ahh… hihhiihhiii… cekidot…,
Dua hari sebelum kegiatan kemah berlangsung, aku dan teman-teman satu sanggaku sibuk mempersiapkan perlengkapan kelompok termasuk pensi. Sebenarnya aku malas untuk ikut kegiatan seperti itu tetapi karena wajib dan aku juga ikut pasukan inti jadi terpaksa aku berangkat.

Jum’at, 2 Maret 2012

Jum’at, 2 Maret 2012 aku berangkat dengan malas karena barang bawaanku cukup banyak. Aku berangkat dari rumah tepat pukul 07:00 dengan menggunakan kendaraan umum.  Aku sengaja berangkat siang agar di sekolah tidak menunggu lama. Kami berangkat ke lokasi perkemahan sekitar pukul 09:00 menggunakan mobil khusus dari Armed 3.

Ini nih mobil khusus yang membawa siswa SMAN 1 GRABAG ke lokasi perkemahan
 
Lokasi perkemahan saat itu adalah di Batalyon Armed 3. Perjalanan dari SMA-ku sampai lokasi dapat ditempuh selama ±15 menit.  Sesampainya di lokasi, kami langsung mendirikan tenda dengan susah payah. Tenda sanggaku terletak di belakang sendiri dan paling pojok.  Karena lupa membawa terpal, tenda kami bocor ketika hujan lebat. Setelah tenda di dirikan dan ishoma selesai, para peserta kemah mengikuti upacara pembukaan kegiatan perkemahan. Saat itu aku ditugaskan untuk menjadi dirigen, untung saja aku tidak merasakan gugup pada saat itu.  Kegiatan setelah upacara adalah
SARASEHAN. Aku mendapat jatah menunggu di tenda dan memperbaiki tenda yang bocor. Pada malam harinya seluruh siswa kelas X termasuk aku harus mengikuti kegiatan wide game malam. Sanggaku berangkat paling akhir. Cukup banyak pos yang di ujikan ke semua siswa seperti PBB dan
yang lainnya. Setelah wide game malam selesai kami langsung tidur di gor.

 Sabtu, 3 Maret 2012

Tepat pukul 04:00 kami harus bangun untuk melaksanakan solat Subuh setelah itu persiapan untuk mengikuti wide game. Aku sengaja tidak mandi karena pasti nanti akan kotor lagi.
Pada saat wide game sanggaku berangkat paling awal nomor dua sehingga membuat kami

Pramuka SMA Negeri 1 Grabag masuk koran

LATIH KEKOMPAKAN DAN KEBERANIAN


MAGELANG UTARA – untuk mewujudkan kekompakan di antara siswa, SMAN 1 Grabag, menggelar perkemahan yang selama 3 hari sejak Jum’at (2/3) lalu.  275 siswa dari kelas X dan XI guru pembina Pramuka  terlibat dalam acara yang mengambil lokasi Batalyon Armed 3/105 Tarik Nagapakca
Dalam waktu 2 hari tersebut, siswa melakukan kegiatan sarasehan, wide games malam dan outbond.  Koordinator kegiatan acara, Letda Arm Sudarmono, mengatakan, pihak Armed 3 adalah penyedia tempat sekaligus pendamping untuk melakukan kegiatan.  “Sebelum kegiatan dimulai mereka terlebih dulu diarahkan supaya benar-benar mengerti,” paparnya.
Untuk outbond Yon Armed 3 tergolong lengkap dengan lahan yang luas dan dilengkapi berbagai jenis permainan antara lain flying fox, turun dan naik tebing, jaring pendarat, jembatan tali dua,  balok titian, jurit malam dan api unggun.  “Permainan ini menguji kekompakan dan keberanian mereka,” ucapnya.

Selasa, 20 Maret 2012

Dunia Tumbuhan (Plantae)

A. Bryophyta (Lumut)
Ketika kalian berada di daerah pegunungan atau batu-batuan yang ada di sungai atau di tembok tembok di dekat sumur rumah kalian sering kalian temukan tumbuhan yang berwarna hijau, hidup menempel. Tumbuhan tersebut adalah Bryophyta (tumbuhan lumut).

1.    Ciri-ciri Bryophyta
Bryophyta berasal dari bahasa Yunani, kata bryum yang berarti lumut dan phyta artinya adalah tumbuhan. Tumbuhan lumut memiliki ciri-ciri:
a.     Memiliki habitat di daerah yang lembap.
b.   Tumbuhan lumut merupakan peralihan dari thallophyta ke cormophyta, karena tumbuhan lumut belum memiliki akar sejati.
c.  Akar pada tumbuhan lumut masih berupa rhizoid, selain itu tumbuhan ini belum memiliki berkas pembuluh angkut xylem dan floem, sehingga untuk mengangkut zat hara dan hasil fotosintesisnya menggunakan sel-sel parenkim yang ada.
d.     Tumbuhan lumut memiliki klorofil atau zat hijau daun sehingga cara hidupnya fotoautotrof.
e.   Tumbuhan lumut dalam hidupnya dapat bereproduksi secara aseksual dengan pembentukan spora haploid dan reproduksi seksual dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina.
f.     Dalam siklus hidupnya atau metagenesis tumbuhan lumut, akan didapati fase gametofit, yaitu tumbuhan lumut sendiri yang lebih dominan dari fase sporofit, yaitu sporogonium.

2.    Klasifikasi Bryophyta

Divisio tumbuhan lumut dibagi menjadi beberapa kelas, yaitu:

Senin, 19 Maret 2012

Klasifikasi Makhluk Hidup


Klasifikasi adalah pengelompokan aneka jenis hewan atau tumbuhan ke dalam kelompok tertentu. Pengelompokan ini disusun secara runtut sesuai dengan tingkatannya (hierarkinya), yaitu mulai dari yang lebih kecil tingkatannya hingga ke tingkatan yang lebih besar. Ilmu yang mempelajari prinsip dan cara klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi atau sistematik.
Prinsip dan cara mengelompokkan makhluk hidup menurut ilmu taksonomi adalah dengan membentuk takson. Takson dibentuk dengan jalan mencandra objek atau makhluk hidup yang diteliti dengan mencari persamaan ciri maupun perbedaan yang dapat diamati. Mencandra adalah mengidentifikasi, membuat deskripsi, dan memberi nama. Selanjutnya, makhluk hidup yang memiliki persamaan ciri dikelompokkan ke dalam satu kelompok yang disebut takson. Dengan cara demikian dapat dibentuk banyak takson. Takson adalah kelompok makhluk hidup yang anggotanya memiliki banyak persamaan ciri.
Tujuan dan manfaat klasifikasi
Tujuan dari klasifikasi makhluk hidup adalah:
  • mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki
  • mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis yang lain
  • mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup
  • memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya
Berdasarkan tujuan tersebut, sistem klasifikasi makhluk hidup memiliki manfaat seperti berikut.

Lari Marathon



A.Sejarah Lari Marathon

Sejarah lari memang tidak tertulis secara otentik sejak kapan manusia berlari sebagai prestasi atau untuk kebugaran. Sejak manusia ada, sebenarnya telah dapat berjalan dan berlari, namun tidak tercatat sebagai olah raga prestasi untuk mengetahui tercepat dan terkuat.

Nama Marathon berasal dari legenda Pheidippides, seorang utusan Yunani. Legenda menyatakan bahwa ia dikirim dari medan perang dari Marathon ke Athena untuk mengumumkan bahwa bangsa Persia telah dikalahkan pada Pertempuran Marathon (di mana ia baru saja berjuang), yang terjadi pada bulan Agustus atau September, 490 SM.

Dikatakan bahwa ia berlari jarak seluruh tanpa berhenti dan meledak dalam sidang, berseru "Νενικήκαμεν" (Nenikékamen, 'Kami telah menang. ") sebelum runtuh dan mati. Legenda yang menyebutkan pelari dari Marathon ke Athena pertama kali muncul di Plutarch On the Glory Athena pada abad 1 Masehi yang mengutip dari pekerjaan Heraclides Ponticus hilang, memberikan nama pelari sebagai salah Thersipus dari Erchius atau Eucles . Lucian dari Samosata (2 abad Masehi) juga memberikan cerita tetapi nama-nama Philippides runner (tidak Pheidippides).

Lompat Tinggi



A.  Lapangan Lompat Tinggi 

B.  Sejarah Lompat Tinggi

 Dimulakan seawal Olimpik pada zaman Greece, rekod pertama acara Lompat Tinggi ketika di Scotland pada abad ke-19, dengan pencapaian atas 1,68 m oleh peserta pada masa itu. Pelompat pada masa dahulu menggunakan gaya Gunting. Gaya ini sudah tidak dikenali oleh dunia lain sungguh pun masih ada peserta-peserta tanah air yang menggunakan gaya ini. Gaya ini dilakukan dengan lunjakan kaki yang jauh dari palang. Kaki bersilang diatas palang dan badan menyeberang palang dalam lakuan ´duduk berlunjurµ. Gaya ini tidak digalakkan sekali-kali.
Sekitar abad ke-20, teknik ini telah dimodenkan oleh warga Irish-American M.F. Sweeney·s Easterncut-off seperti gaya Gunting, tetapi bahagian belakang mendatar semasa melompat melepasipalang. Sweeney telah berjaya mencipta teknik yang bekersan dan mencipta rekod 6,5 5/8’’ (1,97m) pada 1895.

Lari Jarak Menengah


 A.  Pengertian Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah menempuh jarak 800 m dan 1500 m. Start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor 800 m adalah start jongkok, sedangkan untuk jarak 1500 m menggunakan start berdiri. Pada lari 800 m masing-masing pelari berlari di lintasannya sendiri, setelah melewati satu tikungan pertama barulah pelari-pelari itu boleh masuk ke dalam lintasan pertama. Hal yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah adalah penyesuaian antara kecepatan dan kekuatan / stamina dari masing-masing pelari.

Gerak lari jarak menengah (800 m- 1500 m) dan sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek. Terletak pada cara kaki menapak. Lari jarak menengah, kaki menapak ball hell-ball, ialah menapakkan pada ujung kaki tumit dan menolak dengan ujung kaki. Start dilakukan dengan cara berdiri.

Lari Jarak Pendek


Lapangan Lari Jarak Pendek


 A.  Pengertian Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek adalah berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh, atau sampai jarak yang telah ditentukan. Lari jarak pendek terdiri dari lari 100 m, 200 m, 400 m. secara teknis sama. yang membedakan hanyalah pada penghematan penggunaan tenaga, karena perbedaan jarak yang harus ditempuh. Makin jauh jarak yang harus ditempuh makin banyak tenaga yang harus dibutuhkan. Gerakan lari jarak pendek dibagi menjadi tiga tahapi alah: star, gerakan lari cepat (sprint), gerakan  finish.

      B.  Start
 Dalam perlombaan lari, ada tiga cara start, ialah :

Lempar Cakram

Lapangan Lempar Cakran

 Cara Memegang Cakram
 

A.  Pengertian Lempar Cakram

Olahraga Lempar Cakram adalah salah satu nomor perlombaan lempar yang utama dalam atletik. Namun dalam perlombaan atletik indoor, nomor Lempar Cakram tidak diperlombakan. Olahraga ini telah ada sejak olimpiade kuno. Dalam perlombaan Lempar Cakram, atlet berlomba melemparkan objek berbentuk cakram sejauh mungkin dengan mengikuti peraturan yang berlaku.
Dalam perlombaan atletik resmi, diberi kesempatan melempar sebanyak tiga kali. Kemudian dari sejumlah atlet babak awal, akan dipilih delapan atlet terbaik, yang akan diberi kesempatan tiga kali lagi. Lempar Cakram diperlombakan bagi laki-laki maupun perempuan.

Lompat Jauh



A.  Pengertian Lompat Jauh 

Lompat jauh adalah atletik (lintasan dan lapangan) peristiwa di mana atlet menggabungkan kecepatan, kekuatan, dan ketangkasan dalam upaya untuk melompat jauh dari take-off point mungkin.
Pesaing berlari menuruni landasan pacu (biasanya dilapisi dengan permukaan karet yang sama seperti lintasan lari, crumb rubber juga divulkanisir karet) dan melompat sejauh yang mereka dapat dari belakang garis busuk (sering disebut sebagai “papan”, dan biasanya ditentukan oleh tepi trailing papan lepas landas tertanam flush dengan permukaan landasan pacu, atau tanda dicat di landasan) ke dalam lubang tanah yang penuh dengan kerikil halus atau pasir. Jarak yang ditempuh oleh seorang pelompat sering disebut sebagai “tanda” karena itu adalah jarak ke tempat menandai yang dibuat di pasir dari garis busuk. Jika pesaing mulai lompatan dengan setiap bagian dari kaki melewati garis busuk, melompat dinyatakan ilegal dan tidak ada jarak dicatat. Pada tingkat elite, lapisan plastik ditempatkan segera setelah dewan untuk mendeteksi kejadian ini. Jika tidak, seorang pejabat (mirip dengan wasit) akan menonton melompat dan membuat penetapan. Pesaing dapat melakukan lompatan dari setiap titik di belakang garis busuk, namun jarak akan selalu diukur dari garis busuk. Oleh karena itu, demi kepentingan terbaik dari pesaing untuk mendapatkan yang dekat dengan garis busuk mungkin.

Sabtu, 10 Maret 2012

Tukang Kayu

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat.

Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya. Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta.

Kamis, 29 September 2011

20 Ciri Kedewasaan yang Sesungguhnya

Kedewasaan seseorang bukan terletak pada ukuran usianya, tetapi justru pada sejauh mana tingkat kematangan emosional yang dimilikinya. Berikut ini pemikiran tentang ciri-ciri atau karakteristik kedewasaan seseorang yang sesungguhnya dilihat dari kematangan emosionalnya.
  1. Tumbuhnya kesadaran bahwa kematangan bukanlah suatu keadaan tetapi merupakan sebuah proses berkelanjutan dan secara terus menerus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan diri.
  2. Memiliki kemampuan mengelola diri dari perasaan cemburu dan iri hati.
  3. Memiliki kemampuan untuk mendengarkan dan mengevaluasi dari sudut pandang orang lain.
  4. Memiliki kemampuan memelihara kesabaran dan fleksibilitas dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Memiliki kemampuan menerima fakta bahwa seseorang tidak selamanya dapat menjadi pemenang dan mau belajar dari berbagai kesalahan dan kekeliruan atas berbagai hasil yang telah dicapai.
  6. Tidak berusaha menganalisis secara berlebihan atas hasil-hasil negatif yang diperolehnya, tetapi justru dapat memandangnya sebagai hal yang positif tentang keberadaan dirinya.
  7. Memiliki kemampuan membedakan antara pengambilan keputusan rasional dengan dorongan emosionalnya (emotional impulse).
  8. Memahami bahwa tidak akan ada kecakapan atau kemampuan tanpa adanya tindakan persiapan.
  9. Memiliki kemampuan mengelola kesabaran dan kemarahan.
  10. Memiliki kemampuan menjaga perasaan orang lain dalam benaknya dan berusaha membatasi sikap egois.
  11. Memiliki kemampuan membedakan antara kebutuhan (needs) dengan keinginan (wants).
  12. Memiliki kemampuan menampilkan keyakinan diri tanpa menunjukkan sikap arogan (sombong).
  13. Memiliki kemampuan mengatasi setiap tekanan (pressure) dengan penuh kesabaran.
  14. Berusaha memperoleh kepemilikan (ownership) dan bertanggungjawab atas setiap tindakan pribadi.
  15. Mengelola ketakutan diri (manages personal fears)
  16. Dapat melihat berbagai “bayangan abu-abu” diantara ekstrem hitam dan putih dalam setiap situasi.
  17. Memiliki kemampuan menerima umpan balik negatif sebagai alat untuk perbaikan diri.
  18. Memiliki kesadaran akan ketidakamanan diri dan harga diri.
  19. Memiliki kemampuan memisahkan perasaan cinta dengan berahi sesaat.
  20. Memahami bahwa komunikasi terbuka adalah kunci kemajuan.

Sabtu, 22 Januari 2011

Jumat, 17 September 2010

Ini aqqu..,

Panda